
Ada banyak alasan mengapa seseorang memiliki gangguan tidur dimalam hari. Stres, tekanan dan kebiasaan hidup adalah beberapa faktor yang mempengaruhi kualitas tidur kita. Orang tua biasanya menyarankan untuk meminum susu hangat, membaca buku atau meredupkan lampu kamar agar lebih mudah tertidur. Akhir-akhir ini, muncul 1 tren yang patut teman-teman coba juga bernama white noise. Ini adalah jenis suara yang biasa kamu dengarkan sehari-hari secara alami dan merupakan bagian dari kegiatan sehari-hari. Banyak penelitian menunjukkan jika jenis suara ini dapat membantumu untuk tidur lebih mudah dan lebih nyenyak.
Kok bisa sih kebisingan bukannya mengganggu tapi malah menina-bobo-kan? Ternyata, white noise menggabungkan beberapa frekuensi secara bersamaan, menciptakan suara yang menenangkan, stabil dan seirama. Suara ini yang akan meredam suara-suara lain yang mengganggu seperti; suara langkah kaki, suara pintu atau suara kendaraan di jalan. Dengan mengurangi gangguan ekstrenal, tubuh kita perlahan akan menjadi lebih rileks dan siap untuk beristirahat. Beberapa contohnya adalah suara hujan, suara gemericik air dan kicauan burung dan jangkrik.
Beberapa orang mungkin akan berpendapat kalau white noise dengan musik adalah hal yang sama, tetapi sebenarnya memiliki frekuensi yang berbeda. Selain itu, musik cenderung membangkitkan emosi dan kenangan, dimana hal tersebut dapat mempersulit otak kita untuk berhenti memproses informasi dan beristirahat. Kamu bisa dengan mudah mengakses white noise melalui aplikasi di telepon genggammu, kamu juga bisa mengatur durasi sesuai dengan kebutuhan. Atur juga volume suara pada tingkat yang memberikan kenyamanan agar kamu bisa memaksimalkan manfaatnya. Satu hal terakhir, jangan menggunakan earphone selama tidur ya karena bisa memberikan dampak buruk pada otak, jadi gunakan speaker saja ya!







