Bulan penuh kasih sayang sudah datang!
Valentine telah tiba, saatnya menebar cinta! Valentine mungkin tidak banyak dirayakan di Indonesia, tapi tahukah kamu jika negara lain merayakan valentine dengan budaya yang unik dan beragam. Bahkan salah satunya ada tradisi valentine yang dilakukan 3 bulan berturut-turut! Simak yuk budaya valentine di negara lain seperti apa:
1. Melakukan Ritual.
Negara pertama adalah Brazil, di Brazil biasanya untuk yang belum menemukan pasangan akan melakukan tradisi Simpatia yang berasal dari kata Sun dan Pathos yang berarti matahari dan perasaan. Simpatia dilakukan dengan cara yang cukup unik, pertama untuk para jomblo harus menyiapkan pita biru dan menulis namanya sendiri pada malam hari diatas pita tersebut. Setelah semua tertulis, penulis nama harus melihat ke arah langit berbintang dan mulai menghitung 7 bintang untuk berdoa tentang harapan dan jodoh pada Santo Valentino.
2. Bongkar nama gebetan saat Valentine!
Yang terbiasa mengagumi dalam diam, akan terbongkar saat Valentine di Afrika. Tradisi menuliskan nama gebetan di Afrika saat Valentine adalah hal yang wajib dilakukan loh! Mengungkapkannya juga cukup unik, para wanita akan menggenakan pin atau kain berbentuk hati lalu digunakan atau dijahitkan pada baju dengan nama gebetan diatasnya. Wahh cukup berani dan unik ya, semoga yang berani melakukan ini di-notice sama gebetan deh.
3. Valentine 3 bulan berturu-turut!
Satu hari valentine saja sudah terasa menyenangkan, apalagi kalau valentine dilaksanakan selama 3 bulan berturut-turut! Di Korea Selatan valentine berjalan selama 3 bulan loh. Valentine pada bulan pertama dimulai dengan tradisi pertama untuk para wanita yang memberikan coklat kepada pria pada 14 Februari, lalu pada bulan kedua jatuh pada 14 Maret dikenal sebagai White day. White day merupakan tradisi untuk pria membalas coklat yang sudah diberikan pada bulan sebelumnya, pemberian balasan ini bisa berupa coklat atau barang yang disukai oleh si pemberi
Dan pada bulan terakhir 14 April dirayakan khusus untuk para jomblo! 14 April dikenal dengan Black Day untuk mereka yang tak punya pasangan untuk menikmati Jjangmyun atau mie dengan saus kedelai hitam untuk menikmati masa lajang, tak hanya itu baju juga yang digunakan serba hitam dari ujung kepala hingga kaki. Ini nih yang namanya jomblo totalitas!
4. Budaya rebahan
Kalau di Indonesia beda lagi. Budaya milenial yang masih single tidak akan makan atau merayakan dengan tradisi tertentu. Para jomblo cenderung menjadikan rebahan sebagai trend baru untuk mereka yang mager dan suka tidur sepanjang hari. Parahnya budaya rebahan ini bisa menular dan disukai semua orang. Tidur dengan kasur empuk, AC yang dingin, menjadikan rebahan sebaai cita-cita setiap orang saat pulang sekolah ataupun pulang bekerja, tapi ingat ya rebahan yang paling nyaman dan dan empuk hanya dengan Sleepzilla!