Setahun sekali dilaksanakan, terkadang puasa memang saat yang tepat untuk menjaga hati dan pikiran agar tetap tenang dan khusyuk beribadah. Mengingat harus menahan rasa lapar dan haus selama hampir seharian, fokus dan konsentrasi pasti akan jadi lebih mudah terganggu ketika perut dalam keadaan kosong. Salah satu contoh hilang fokus yang sering terjadi adalah, halusinasi yang membuatmu melihat benda jadi mirip dengan makanan. Tes Fokusmu dengan gambar dibawah ini yuk.

Sponge cake atau Bika ambon?

Kapur barus atau permen mint?

Terasi atau brownies?

Roll cake atau Kanebo?
Hayo Sahabat mana nih yang sempet ketipu sama foto-foto diatas? Gagal fokus bisa saja bukan karena Sahabat sedang lapar loh, faktor lain juga bisa mempengaruhi seperti kacaunya jadwal tidur. Ketika berpuasa Sahabat pasti harus beradaptasi lagi dengan jam tidur yang terganggu karena sahur. Banyak cara untuk tetap jaga pola tidur Sahabat agar tidak terganggu, dan tetap bersemangat menjalani aktivitas pagi hari. Berikut cara yang bisa Sahabat lakukan:
1. Tidur lebih awal
Biasa tidur jam 10? Selama bulan puasa biasakan untuk tidur satu jam lebih awal. Dan jika Anda tahu harusnya tidur pukul 9.30, hentikan apapun aktivitas yang memberatkan pada pukul 9.15, atau lebih cepat jika bisa. Jika kita tidak membiasakan tidur lebih cepat selama bulan puasa, maka jam tidur bisa berkurang rata-rata 40 menit karena terpotong waktu sahur. Menurut penelitian dalam Journal of Sleep Research, ini akan mengurangi durasi tahap tidur pulas atau REM (rapid eye movement) yang bikin mudah lemas dan mengantuk di siang hari.
2. Atur makanan yang dikonsumsi sebelum tidur
Apa yang dikonsumsi bisa pengaruhi durasi waktu tidur Sahabat loh. Usahakan hindari kafein, merokok, makanan yang pedas, makanan yang terlalu bersantan. Efek stimulasi dari nikotin dan kafein membutuhkan waktu berjam-jam sampai bisa luruh sepenuhnya, sehingga ini bisa mengacak-acak kualitas tidur.
3. Rajin berolahraga
Aktivitas fisik secara teratur dapat meningkatkan kualitas tidur yang lebih baik, bahkan selama bulan puasa. Berolahraga sesuai porsi saja ya Sahabat, jangan yang terlalu intens dan terlalu dekat dengan waktu tidur. Disarankan, berolahraga di pagi hari. Jika sikonnya tidak memungkinkan, sebaiknya olahraga dilakukan sekitar empat hingga lima jam sebelum waktu tidur dan berikan waktu sekitar satu jam untuk pemulihan dari aktivitas fisik sebelum waktu tidur.
4. Samakan jam tidur hari biasa, dan hari libur.
Pasti banyak yang berpikir kalau libur waktunya untuk tidur lebih lama. Anggapan ini justru salah dan bisa juga kacaukan waktu tidur Sahabat. Aturan tidur dan bangun di jam yang sama juga harus tetap diterapkan selama hari libur ya. Ketika sudah terbiasa tidur teratur, tubuh akan ikut membiasakan diri dan mematuhi jadwal tidur yang teratur setiap harinya. Tubuh menjadi lebih ringan, hangat, dan hormon kortisol juga dilepaskan sehingga memberi energi untuk beraktivitas. Bila kita tiba-tiba mengubahnya, hal tersebut akan mengganggu metabolisme tubuh.
Ayo Semangat ya Sahabat puasanya! Pasti bisa tanpa bolong hingga hari kemenangan. Semoga tips dari Sleepzilla bantu Sahabat miliki jadwal tidur yang sempurna, sehingga bisa menjalani hari dengan lebih fokus lagi. Dijamin deh tidak akan halu lagi bedakan terasi dengan brownies atau kapur baru dengan permen mint.


