
Sering kali kita mendengar kata self-care, sebenarnya apa sih self-care itu dan bagaimana cara melakukannya? Jika kamu ingin tahu dan ingin menerapkan self-care simak artikel ini sampai habis ya. Definisi self-care sendiri menurut WHO merupakan kegiatan individu untuk bantu menjaga kesehatan mental, mencegah dan mengurangi resiko penyakit lainnya.
Self-care biasanya merupakan respon pengobatan pertama terhadap kondisi kesehatan sehari-hari dan penyakit umum. Secara keseluruhan, sekitar 70% hingga 95% dari beberapa penyakit dapat di lakukan pencegahan dengan self-care sehingga tidak perlu bantuan dokter ketika kita mengalami gangguan kesehatan ringan. Meskipun begitu jika memiliki gejala yang tak kunjung sembuh, kamu harus tahu kapan waktunya untuk berkonsultasi dengan dokter.
Definisi self-care sudah berkembang sejak tahun 1983 hingga 2009 dan pemaknaannya semakin mendalam, definisi awal self-care merupakan kegiatan individu, keluarga dan komunitas. Kegiatan self-care pertama kali berfokus pada peningkatan kesehatan, mencegah penyakit, mencegah penyakit, dan memulihkan kesehatan. Kegiatan-kegiatan ini berasal dari pengetahuan dan keterampilan dari kumpulan pengalaman profesional dan awam. Seiring dengan berkembangnya zaman definisi self-care mulai berubah tapi tidak mengubah fungsinya. Pada tahun 2009 self-care berarti seorang individu melakukan perawatan kesehatan pribadi untuk diri sendiri. Dan kemudian self-care bisa dibagi menjadi 4 jenis sebagai berikut;
1. Physical self care, yaitu perawatan diri yang bisa langsung berguna untuk merawat fisik seperti mandi, waktu istirahat yang cukup, konsumsi makanan sehat, dan olahraga teratur.
2. Emotional self care, yaitu perawatan yang mampu meningkatkan literasi emosional agar kita bisa mengelola kadar stres secara efektif. Dengan begitu, kita dapat mengalihkan diri dari gangguan kesehatan mental. Dengan cara membaca buku, menonton drama favorit, mendengarkan musik, atau menata ruangan agar terlihat lebih rapi dan indah dapat membantu penerapan self care secara emosional.
3. Social self care. Bentuk penerapan social self care bagi diri sendiri sangat berguna untuk membangun jiwa sosial terhadap sekitar agar memiliki rasa peduli, kasih sayang, dan empati.
4. Spiritual self care. Jiwa yang sehat harus diimbangi dengan iman yang kuat, sehingga kita bisa menerima kekurangan diri dan menerima setiap cobaan dari Tuhan.
Dari 4 jenis self-care tersebut, sesuaikan lagi dengan kebutuhanmu. Dan jangan lupa untuk mencobanya untuk bantu kamu memiliki kesehatan mental dan jasmani yang lebih sehat.







